Posts

Showing posts with the label bencana

Prakiraan Cuaca 7 Hari: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam Jawa Barat

Image
Peringatan Cuaca dari BMKG untuk Wilayah Jawa dan Papua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia. Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan terbaru yang dirilis oleh Direktorat Meteorologi Publik, beberapa daerah di Maluku dan Papua Pegunungan diminta untuk siaga menghadapi hujan lebat pada periode 26-28 Agustus. Selain itu, wilayah seperti Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mendapat peringatan dini terkait angin kencang. Pada periode 29 Agustus hingga 1 September nanti, beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan kembali diminta untuk siaga terhadap hujan lebat. Di sisi lain, Jawa Barat tetap berpotensi mengalami angin kencang bersama dengan NTT. BMKG menyarankan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Meskipun musim kemarau telah tiba, hujan masih bisa terjadi ak...

Gempa Karawang-Bekasi dari Sesar Aktif Tua

Image
Penyebab Gempa Karawang-Bekasi dan Peran Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat Gempa yang terjadi di wilayah Karawang dan Bekasi pada Rabu, 20 Agustus 2025, menimbulkan kerusakan di beberapa daerah. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat (West Java Back-arc Thrust), yang telah aktif sejak sekitar lima juta tahun lalu. Bagian dari sesar ini yang menjadi sumber gempa adalah Segmen Citarum. Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sonny Aribowo, mengonfirmasi pernyataan sebelumnya dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang penyebab gempa. Menurutnya, Sesar Naik Busur Belakang Jawa sudah aktif sejak masa Pliosen, sekitar lima juta tahun yang lalu. Ia menyampaikan hal ini saat dihubungi pada Senin, 25 Agustus 2025. Sesar Naik Busur Belakang Jawa, menurut Sonny, meliputi area yang luas, mulai dari selatan Jakarta hingga Surabaya. Bahkan, patahan ini kemungkinan besar berhubungan dengan Se...

Gunung Ibu dan Dukono Meletus Bersamaan di Maluku Utara

Image
Letusan Bersamaan Gunung Ibu dan Gunung Dukono di Halmahera Pada hari Jumat, 5 September 2025, terjadi peristiwa alam yang menarik perhatian masyarakat dan para ahli. Dua gunung berapi yang terletak di Provinsi Maluku Utara, yaitu Gunung Ibu dan Gunung Dukono, meletus secara bersamaan. Peristiwa ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan, sehingga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan penduduk sekitar. Kolom abu yang terbentuk dari letusan Gunung Ibu terpantau mencapai ketinggian sekitar 600 meter dari puncaknya. Sementara itu, kolom abu dari Gunung Dukono memiliki ketinggian sekitar 400 meter dari puncak. Kedua aktivitas ini menunjukkan bahwa kedua gunung tersebut sedang dalam kondisi tidak stabil dan memerlukan pengawasan ketat. Masyarakat di sekitar daerah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk serta arahan dari pihak berwenang. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan diri dan keluarga. Pemerintah Daerah setempat juga diminta untuk terus...

Gunung Semeru Meletus, Petugas Lumajang Laporkan Ketinggian Abu Capai 500 Meter di Atas Puncak

Image
Erupsi Gunung Semeru dengan Tinggi Letusan 500 Meter Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada hari Kamis, 4 September. Dalam laporan yang diterima, tinggi letusan mencapai sekitar 500 meter dari puncak. Erupsi ini terjadi dua kali dalam satu hari, yaitu pada pukul 09.28 WIB dan sebelumnya pada pukul 05.01 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, memberikan informasi terkait kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa erupsi pertama terjadi pada pagi hari dengan tinggi kolom letusan yang tidak terlihat secara visual. Meskipun tidak teramati langsung, aktivitas tersebut terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum sebesar 22 mm dan durasi selama 140 detik. Sementara itu, erupsi kedua terjadi pada pukul 09.28 WIB. Pada saat itu, kolom abu vulkanik teramati dengan tinggi sekitar 500 meter dari puncak. Abu yang keluar memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, dan arah penyeb...

Jepang Gunakan AI untuk Simulasikan Letusan Gunung Fuji, Netizen Berselisih Pendapat

Image
Simulasi AI yang Menunjukkan Dampak Letusan Gunung Fuji terhadap Tokyo Beberapa waktu lalu, divisi pencegahan bencana di Tokyo mengeluarkan simulasi yang dibuat dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Simulasi ini menampilkan bagaimana letusan Gunung Fuji dapat memengaruhi ibu kota Jepang. Video tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana alam. Skenario Kekacauan: Abu, Kegelapan, dan Keruntuhan Kota Dalam simulasi tersebut, penonton disajikan dengan adegan seorang perempuan yang sedang berada di jalan ramai dan menerima peringatan di ponselnya bahwa Gunung Fuji telah meletus. Narasi video mengingatkan bahwa momen seperti ini bisa terjadi tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Kolom abu vulkanik yang bergerak cepat menuju Tokyo membuat kota itu tenggelam dalam kegelapan siang hari. Gunung Fuji dan Cincin Api: Ancaman yang Mengintai Jepang merupakan negara yang memiliki 111 gunung berapi aktif. Negara ini jug...

Tragedi Laut: Kapal Mewah Rp 13 Miliar Tenggelam dalam 15 Menit, Apa Penyebabnya?

Image
Kecelakaan Kapal Pesiar Mewah di Turki Sebuah kapal pesiar mewah bernama Dolce Vento mengalami kecelakaan tragis di perairan Zonguldak, Turki. Kapal yang memiliki nilai sekitar GBP 700.000 atau setara dengan Rp 13 miliar ini tenggelam hanya dalam waktu 15 menit setelah melakukan pelayaran perdana. Peristiwa ini terjadi pada Senin (2/9) dan menjadi perhatian publik karena kerugiannya yang sangat besar. Dalam rekaman yang beredar, terlihat bagaimana kapal yang awalnya berlayar lancar tiba-tiba miring dan akhirnya tenggelam. Pemilik kapal, kapten, serta dua awak berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan tanpa mengalami cedera. Kejadian ini memicu kepanikan di atas geladak ketika air laut mulai masuk ke dalam kapal. Pihak penjaga pantai dan tim pelabuhan segera dikerahkan untuk memastikan keamanan lokasi dan memulai operasi evakuasi bangkai kapal. Selain itu, galangan kapal Med Yilmaz Shipyard, tempat kapal tersebut dibuat, telah menyatakan akan melakukan investigasi menyel...

Kalteng Ingatkan Bahaya Penangkapan Ikan Merusak

Image
Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mencegah Penangkapan Ikan yang Merusak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mengawasi dan mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dikenal dengan istilah destructive fishing, yaitu aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan bahan, alat, atau cara yang tidak ramah lingkungan. Dalam penyampaiannya, Sri Widanarni menjelaskan bahwa beberapa alat dan bahan yang sering digunakan dalam praktik ilegal ini antara lain bahan peledak, bahan beracun, serta alat tangkap yang tidak sesuai standar. Praktik ini tidak hanya merusak sumber daya ikan tetapi juga berdampak negatif terhadap ekosistem perairan. Ia menekankan bahwa dampak dari destructive fishing sangat merugikan. Selain mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang, praktik ini juga memicu kematian ikan target maupun non target. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan populas...

Video Viral: Langit Merah Siang Hari, Pakar IPB Jelaskan Penyebabnya

Image
Fenomena Langit Merah di Siang Hari: Penjelasan Ilmiah dari Ahli Fisika Beberapa waktu lalu, beredarnya video pendek yang menampilkan langit merah pada siang hari memicu perbincangan di kalangan masyarakat. Video tersebut diklaim berasal dari Aceh dan disertai narasi mengenai matahari jatuh. Hal ini menyebabkan kebingungan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Untuk memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena tersebut, seorang ahli fisika teori dari IPB University, Husin Alatas, menjelaskan mekanisme alam yang terjadi di balik perubahan warna langit. Ia menjelaskan bahwa warna langit yang berbeda-beda disebabkan oleh berbagai jenis hamburan cahaya di atmosfer. Mengapa Langit Biasanya Berwarna Biru? Pada siang hari, langit biasanya terlihat biru karena proses hamburan Rayleigh. Proses ini terjadi ketika cahaya matahari mengenai molekul udara yang ukurannya lebih kecil dibanding panjang gelombang cahaya. Dalam hal ini, cahaya biru dengan panjang gelombang lebih pendek lebih mudah ...

Gerhana Bulan Total Langka Akan Terjadi di Indonesia 7 September 2025

Image
Fenomena Langka Gerhana Bulan Total Tiba di Indonesia Pada tanggal 7 September 2025, masyarakat Indonesia akan memiliki kesempatan langka untuk menyaksikan Gerhana Bulan Total. Peristiwa alam ini akan terjadi di sebagian besar wilayah negara dan dapat dinikmati dengan mata telanjang atau menggunakan peralatan seperti teleskop. Gerhana Bulan Total merupakan fenomena alam yang terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya Matahari terhalang oleh Bumi dan mengenai Bulan secara langsung. Akibatnya, Bulan akan tampak merah karena hamburan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Durasi totalitas gerhana akan mencapai sekitar satu jam dua puluh menit, memberikan waktu cukup lama bagi pengamat untuk menikmati pemandangan yang indah ini. Waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini adalah pada pukul 00.30 WIB hingga 01.53 WIB. Wilayah barat Indonesia akan dapat melihat seluruh fase gerhana, sementara di Papua bagian timur, Bulan akan terbenam sebelum proses gerhana...

Kenali Kajiki, Badai Paling Dahsyat di Asia Tenggara

Image
Topan Kajiki Mengancam Wilayah Pesisir Vietnam dan Hainan Topan Kajiki telah menjadi ancaman serius bagi kawasan pesisir Vietnam dan Pulau Hainan di Tiongkok. Angin dengan kecepatan mencapai 166 kilometer per jam membuat badai ini menjadi salah satu yang terkuat dan paling berbahaya dalam setahun terakhir. Perkembangan cepat dari depresi tropis menjadi badai penuh memaksa pemerintah setempat untuk mengambil langkah darurat skala besar. Pemerintah Vietnam langsung bertindak cepat. Lebih dari 500 ribu warga di lima provinsi pesisir diperintahkan untuk mengungsi ke lokasi aman. Keputusan ini diambil setelah prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan deras disertai angin kencang yang bisa memicu banjir bandang dan tanah longsor. Banyak sekolah diliburkan, sementara bandara di wilayah terdampak ditutup. Puluhan penerbangan dibatalkan demi mengurangi risiko keselamatan. Tentara juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi serta menyiapkan penanganan darurat pasca-badai. Kajiki diperkirak...

Erupsi Ili Lewotolok: Waspada Longsoran Lava dan Awan Panas

Image
Erupsi Gunung Ili Lewotolok Menggemparkan Wilayah NTT Pada Rabu malam, 3 September 2025, Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi. Peristiwa ini disertai dengan lontaran api pijar dari puncak gunung, menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar dan pengunjung. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau setara dengan 1.923 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tersebut memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat. Selain itu, erupsi yang juga disertai dentuman sedang terekam di seismogram. Amplitudo maksimum yang tercatat adalah 22,4 mm dengan durasi sekitar 55 detik pada pukul 20.13 Wita. Meskipun demikian, status Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Level III (Siaga). Oleh karena itu, Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung...

Semeru Meletus 36 Kali dalam Seminggu Terakhir

Image
Gunung Semeru Kembali Aktif, Erupsi Terjadi Berkali-kali dalam Sepekan Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Dalam beberapa waktu terakhir, gunung ini sering mengalami erupsi dengan intensitas yang relatif kecil. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu yang dikeluarkan oleh letusan tidak melebihi satu kilometer. Pada hari Senin, 25 Agustus 2025, Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.617 meter di atas permukaan laut (mdpl) meluncurkan empat kali erupsi. Letusan pertama terjadi pada pukul 06.00 WIB dengan ketinggian kolom abu sekitar 700 meter dari puncak kawah. Peristiwa ini terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum sebesar 22 milimeter dan durasi sekitar 116 detik. Hanya beberapa jam setelahnya, pada pukul 07.22 WIB, Gunung Semeru kembali meletus. Abunya mencapai ketinggian sekitar 500 meter dari permukaan kawah. Getaran yang dihasilkan oleh erupsi ini juga tercatat oleh se...

Gempa Dangkal di Lokon, Ancaman Erupsi Freatik Mengintai

Image
Peningkatan Aktivitas Vulkanik di Gunung Lokon Badan Geologi mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Lokon, yang terletak di Tomohon, Sulawesi Selatan. Pada Selasa, 2 September 2025, frekuensi gempa vulkanik dangkal mengalami lonjakan sejak pergantian hari hingga pukul 06.00 WITA pagi hari. Hal ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam kondisi geologis gunung berapi tersebut. Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa tercatat sebanyak 35 kejadian gempa vulkanik dangkal di Gunung Lokon. Selain itu, ada 25 gempa hembusan, empat gempa vulkanik, dan lima gempa tektonik. Gunung api setinggi 1.579 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini kerap mengeluarkan asap putih tipis dengan ketinggian rata-rata 10 meter sejak bulan Agustus hingga awal bulan ini. “Kegempaan didominasi oleh gempa vulkanik dangkal, yang tercatat sekitar 1 hingga 37 kejadian per hari,” ujar Wafid dalam pernyataannya pada hari ketika terjadi lonjakan gempa vulkanik dangkal. Lonjaka...

Pohon Cemara Berusia 450 Tahun Terbakar

Image
Pohon Cemara Tertinggi di Dunia Terbakar di Oregon Pohon cemara tertinggi di dunia yang berusia 450 tahun telah mengalami kebakaran di negara bagian Oregon, Amerika Serikat. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025, dengan api melalap pohon setinggi 325 kaki (99,1 meter) dan memiliki diameter sekitar 11,5 kaki (3,5 meter). Juru bicara Biro Pengelolaan Lahan, Megan Harper, menyatakan bahwa pohon tersebut kehilangan sekitar 50 kaki atau 15 meter dari puncaknya setelah kebakaran. “Pohon itu sangat besar, sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk terbakar seluruhnya,” ujar Harper dalam pernyataannya. Pohon cemara yang dikenal sebagai Doerner fir ini tumbuh di sebelah timur Coquille, Oregon, di hutan yang berada di bawah yurisdiksi Biro Pengelolaan Lahan Amerika Serikat. Awalnya, petugas pemadam kebakaran menerima laporan tentang api yang berkobar di puncak pohon. Untuk menghindari penyebaran api, mereka melakukan pemadaman dengan membasahi batang dari bawah serta menyiram bagi...

Lewotobi Meletus 4 Kali, Abu Mencapai 2 Kilometer

Image
Gunung Lewotobi Laki-Laki Mengalami Empat Kali Erupsi dalam Sehari Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang terletak di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami empat kali erupsi pada Senin, 25 Agustus 2025. Letusan tersebut tercatat dengan tinggi kolom abu vulkanik yang mencapai rata-rata 1,3 kilometer dari puncak kawah. Gunung ini memiliki ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan salah satu gunung berapi aktif di wilayah Indonesia. Letusan pertama terjadi pada pukul 01.30 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 1,2 kilometer dari puncak kawah. Peristiwa ini terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dan durasi selama 55 detik. Selang beberapa jam kemudian, pada pukul 13.06 WITA, gunung kembali meletus dan menghasilkan abu vulkanik setinggi 600 meter dari puncak kawah. Pada saat itu, seismograf mencatat amplitudo maksimum sebesar 3,7 milimeter dan durasi letusan sekitar 148 detik. Pada pukul 14.09 WITA, Gunung Lewotobi kembali mengalami...

Gempa Mengguncang Karawang, Dirasakan hingga Cikarang Pagi Ini

Image
Gempa Bumi Kembali Mengguncang Wilayah Karawang dan Bekasi Pada Senin pagi, 25 Agustus 2025, gempa bumi kembali dirasakan di wilayah Karawang, Jawa Barat. Gempa ini terjadi pada pukul 03.27 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,2. Pusat sumber gempa berada di darat, sekitar 15 kilometer arah tenggara dari pusat Kabupaten Bekasi. Kedalaman sumber gempa tergolong dangkal, hanya empat kilometer. Menurut informasi yang diberikan oleh Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto, gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust). Sebelumnya, pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, terjadi gempa utama dengan kekuatan Magnitudo 4,7 yang mengguncang wilayah Karawang, Bekasi, dan Bandung Barat. Guncangan dari gempa tersebut mencapai skala intensitas III-IV MMI dan menyebabkan kerusakan di beberapa daerah. Gempa yang terjadi hari ini merupakan bagian dari rangkaian gempa bumi susulan dari peristiwa besar sebelumnya. Sumber gempa utama itu adalah aktivitas ...

Gempa Terkini Guncang Nabire Dua Kali, Bukan Hanya di Karawang

Image
Gempa di Berbagai Wilayah Indonesia Pada pagi hari, Senin 25 Agustus 2025, wilayah Karawang, Jawa Barat mengalami gempa yang terasa cukup kuat. Selain itu, gempa juga terjadi di Nabire, Papua Tengah, yang menjadi bagian dari rangkaian gempa susulan yang mengguncang daerah Karawang dan Bekasi beberapa hari sebelumnya. Gempa yang terjadi di Nabire berkekuatan M3,7 dan M3,6. Kedua gempa tersebut tercatat pada pukul 07.09 dan 07.53 WIB atau 09.09 dan 09.53 WIT. Pusat gempa berada di darat, yaitu 28 kilometer arah tenggara dan 11 kilometer arah timur laut Nabire. Gempa ini dirasakan oleh sebagian orang di dalam rumah dengan skala II-III MMI. Artinya, getarannya bisa terasa seperti truk yang sedang melintas. Sebelum gempa di Nabire, gempa besar juga terjadi di Sarmi, Papua. Gempa dengan kekuatan M5,0 ini terjadi pada malam hari, tepatnya pukul 00.22 WIB atau 02.22 waktu setempat. Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 15 kilometer. Guncangan gempa ini dirasakan pada skala III-IV MMI...

Gunung Berapi Rusia Meletus Setelah Tidur Ratusan Tahun Akibat Gempa M8,7

Image
Gunung Krasheninnikov Meletus Setelah Gempa Besar di Kamchatka Sebuah gunung api yang sebelumnya dalam keadaan diam selama ratusan tahun tiba-tiba meletus di Semenanjung Kamchatka, Rusia. Letusan ini terjadi beberapa hari setelah gempa megathrust berkekuatan M8,7 mengguncang kawasan tersebut pada 30 Juli 2025. Gunung Krasheninnikov, demikian nama gunung itu, menjadi gunung api kedua yang meletus di kawasan yang sama. Sebelumnya, Gunung Klyuchevskoy juga meletus hanya beberapa jam setelah gempa besar tersebut, yang menyebabkan gelombang tsunami yang menyebar ke berbagai penjuru Samudra Pasifik. Letusan Gunung Krasheninnikov terjadi pada hari Minggu, 3 Agustus 2025. Menurut informasi yang diperoleh, ini adalah letusan pertama dari gunung api setinggi 1.800 meter tersebut setelah lebih dari 500 tahun. Kolom abu yang terbentuk akibat letusan ini mencapai ketinggian 6 kilometer di atas kawah. Meski begitu, pihak Kementerian Kedaruratan Rusia menyatakan bahwa tidak ada ancaman serius bagi ...

Apa Itu Cincin Api Pasifik dan Negara-Negara yang Terkena

Image
Apa Itu Cincin Api Pasifik? Indonesia termasuk salah satu negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa Indonesia sering mengalami gempa bumi dibandingkan negara lainnya. Hal ini terjadi karena lokasi geografis Indonesia yang berada di sekitar zona tektonik aktif. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya Cincin Api Pasifik itu? Sejarah Singkat Cincin Api Pasifik Cincin Api Pasifik adalah salah satu fitur alam yang menarik perhatian para ilmuwan dan penjelajah. Samudra Pasifik, yang merupakan samudra terbesar di dunia, memiliki luas lebih dari 60 juta mil persegi atau sekitar 155 juta kilometer persegi. Dengan luas tersebut, Samudra Pasifik mencakup hampir 28 persen dari seluruh permukaan bumi dan 46 persen dari seluruh luas permukaan air di bumi. Pada tahun 1520, Ferdinand Magellan, seorang penjelajah asal Portugis, melakukan perjalanan melintasi Samudra Pasifik. Ia merasa bahwa wilayah tersebut tenang, sehingga ia menamainya "Mar Pacif...

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diingatkan Waspadai Lahar Dingin

Image
Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada Pada Jumat sore, 8 Agustus 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi. Letusan ini tercatat pada pukul 17.52 WITA dan menghasilkan kolom abu vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 700 meter dari puncak kawah. Herman Yosef, salah satu petugas pos pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, menjelaskan bahwa kolom abu tebal berwarna kelabu terlontar ke arah barat daya dan barat. "Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 4,4 milimeter (mm) dan durasi sekitar 58 detik," ujarnya tak lama setelah kejadian. Gunung Lewotobi Laki-Laki yang memiliki ketinggian 1.548 meter di atas permukaan laut (mdpl) masih berstatus Awas atau Level IV. Dengan status tersebut, tim pemantau mengimbau masyarakat lokal tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah setempat. Warga lokal dan pengunjung diminta untuk menjauhi area dalam radius 6 kilome...