160 Anak Terinfeksi Campak, Dua Meninggal, Kadinkes Ungkap Penyebabnya
Wabah Campak di Pamekasan Menimbulkan Kekhawatiran Sejumlah anak di Pamekasan kini terinfeksi campak. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hingga 31 Agustus 2025, sebanyak 160 anak positif terkena penyakit ini. Dari jumlah tersebut, dua anak meninggal dunia akibat komplikasi yang muncul. Mereka adalah NA berusia 2 tahun dan MH berusia 4 tahun. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Saifudin, menjelaskan bahwa kematian akibat campak bisa terjadi karena adanya komplikasi yang muncul dari penyakit utama. "Komplikasi seperti infeksi paru-paru, diare, atau infeksi otak bisa memperburuk kondisi pasien hingga menyebabkan kematian," jelasnya. Selain dua anak yang meninggal, ada empat kasus lainnya yang diduga terkena campak dan meninggal dunia. Mereka adalah MMSU berusia 2 tahun, ZM usia 8 bulan, RAM usia 3 tahun, dan IYAA berusia 4 bulan. Saifudin mengungkapkan bahwa mayoritas korban campak di wilayahnya belum pernah mendapatkan imunisasi sama sekali. "Dari enam kasus ...