Posts

Showing posts with the label lingkungan

Kalteng Ingatkan Bahaya Penangkapan Ikan Merusak

Image
Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mencegah Penangkapan Ikan yang Merusak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mengawasi dan mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dikenal dengan istilah destructive fishing, yaitu aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan bahan, alat, atau cara yang tidak ramah lingkungan. Dalam penyampaiannya, Sri Widanarni menjelaskan bahwa beberapa alat dan bahan yang sering digunakan dalam praktik ilegal ini antara lain bahan peledak, bahan beracun, serta alat tangkap yang tidak sesuai standar. Praktik ini tidak hanya merusak sumber daya ikan tetapi juga berdampak negatif terhadap ekosistem perairan. Ia menekankan bahwa dampak dari destructive fishing sangat merugikan. Selain mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang, praktik ini juga memicu kematian ikan target maupun non target. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan populas...

Apa Jika Laut Tanpa Ikan?

Image
Peran Penting Ikan dalam Ekosistem Laut Lautan di Bumi memiliki luas yang jauh lebih besar dibanding daratan. Selain itu, wilayah ini juga penuh dengan kehidupan beragam, mulai dari tumbuhan, mikroba, cacing, karang, hingga kepiting yang menakjubkan. Tidak hanya itu, lautan juga menjadi rumah bagi cumi-cumi, paus, dan ikan. Ikan memainkan peran penting dalam ekosistem laut. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari rantai makanan, tetapi juga berkontribusi pada keseimbangan lingkungan. Banyak orang hanya berinteraksi dengan laut melalui pantai atau perahu, sehingga sulit untuk mengetahui jumlah ikan yang sebenarnya ada di laut. Namun, ikan hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran serta memegang peran penting dalam mendukung kehidupan organisme lainnya. Ikan sebagai Predator dan Mangsa Ikan menjadi salah satu sumber makanan terbesar bagi banyak makhluk hidup di laut. Ribuan spesies bergantung pada ikan sebagai sumber makanan, termasuk manusia. Di ekosistem terumbu karang, ikan-ikan kecil...

Kondisi Pencemaran Limbah di 5 Sungai Jakarta

Image
Penelitian Mengungkap Kondisi Limbah di Lima Sungai Utama Jakarta Dinas Lingkungan Hidup Jakarta bekerja sama dengan LEMTEK UI melakukan penelitian terkait pengelolaan limbah di lima sungai utama, yaitu Ciliwung, Cipinang, Sunter, Cideng, dan Grogol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah domestik jenis black water sudah cukup baik, dengan tingkat pengolahan mencapai 95 hingga 98 persen. Black water merujuk pada air limbah dari toilet yang mengandung tinja, urine, dan bahan organik. Namun, hasil penelitian juga menemukan perbedaan signifikan pada limbah grey water. Grey water adalah air limbah dari aktivitas seperti mencuci, mandi, dan memasak. Sebagian besar dari limbah ini masih dibuang langsung ke sungai tanpa melalui proses pengolahan. Tingkat pengolahan grey water yang belum terolah sangat tinggi, yaitu sekitar 95 persen di Ciliwung, 91 persen di Cipinang, 87 persen di Sunter, 62 persen di Cideng, dan 80 persen di Grogol. Menurut peneliti LEMTEK UI, Mochamad Adhir...

Ekoton Desak Australia Hentikan Ekspor Sampah Plastik, Ini 3 Alasannya

Image
Aksi Massal di Surabaya Minta Australia Hentikan Pengiriman Sampah Plastik ke Indonesia Sejumlah aktivis dari Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) menggelar aksi protes di Konsulat Jenderal Australia, Surabaya, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Dalam aksi tersebut, peserta memakai pakaian berwarna hitam dan membawa baliho serta simbol-simbol yang menunjukkan penolakan terhadap pengiriman sampah plastik dari Australia ke Indonesia. Aksi ini dilakukan di depan gedung ESA Sampoerna, yang merupakan kantor Konsulat Negeri Kanguru. Para peserta membawa lemari kaca yang berisi tumpukan sampah plastik, termasuk replika seorang bayi. Simbol ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa sampah plastik berbahaya bagi anak-anak. Alaika Rahmatullah, koordinator aksi, menyatakan bahwa Ecoton telah mengumpulkan data yang menunjukkan bahwa Australia telah mengirim 22 ribu ton sampah plastik ke Indonesia pada tahun 2023 hingga 2024. Selama lima tahun terakhir, Ecoton mencatat adanya 2,7 mil...