Posts

Showing posts with the label Bencana lingkungan

Kalteng Ingatkan Bahaya Penangkapan Ikan Merusak

Image
Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mencegah Penangkapan Ikan yang Merusak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mengawasi dan mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dikenal dengan istilah destructive fishing, yaitu aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan bahan, alat, atau cara yang tidak ramah lingkungan. Dalam penyampaiannya, Sri Widanarni menjelaskan bahwa beberapa alat dan bahan yang sering digunakan dalam praktik ilegal ini antara lain bahan peledak, bahan beracun, serta alat tangkap yang tidak sesuai standar. Praktik ini tidak hanya merusak sumber daya ikan tetapi juga berdampak negatif terhadap ekosistem perairan. Ia menekankan bahwa dampak dari destructive fishing sangat merugikan. Selain mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang, praktik ini juga memicu kematian ikan target maupun non target. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan populas...

Erupsi Ili Lewotolok: Waspada Longsoran Lava dan Awan Panas

Image
Erupsi Gunung Ili Lewotolok Menggemparkan Wilayah NTT Pada Rabu malam, 3 September 2025, Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi. Peristiwa ini disertai dengan lontaran api pijar dari puncak gunung, menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar dan pengunjung. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau setara dengan 1.923 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tersebut memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat. Selain itu, erupsi yang juga disertai dentuman sedang terekam di seismogram. Amplitudo maksimum yang tercatat adalah 22,4 mm dengan durasi sekitar 55 detik pada pukul 20.13 Wita. Meskipun demikian, status Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Level III (Siaga). Oleh karena itu, Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung...

Gunung Berapi Rusia Meletus Setelah Tidur Ratusan Tahun Akibat Gempa M8,7

Image
Gunung Krasheninnikov Meletus Setelah Gempa Besar di Kamchatka Sebuah gunung api yang sebelumnya dalam keadaan diam selama ratusan tahun tiba-tiba meletus di Semenanjung Kamchatka, Rusia. Letusan ini terjadi beberapa hari setelah gempa megathrust berkekuatan M8,7 mengguncang kawasan tersebut pada 30 Juli 2025. Gunung Krasheninnikov, demikian nama gunung itu, menjadi gunung api kedua yang meletus di kawasan yang sama. Sebelumnya, Gunung Klyuchevskoy juga meletus hanya beberapa jam setelah gempa besar tersebut, yang menyebabkan gelombang tsunami yang menyebar ke berbagai penjuru Samudra Pasifik. Letusan Gunung Krasheninnikov terjadi pada hari Minggu, 3 Agustus 2025. Menurut informasi yang diperoleh, ini adalah letusan pertama dari gunung api setinggi 1.800 meter tersebut setelah lebih dari 500 tahun. Kolom abu yang terbentuk akibat letusan ini mencapai ketinggian 6 kilometer di atas kawah. Meski begitu, pihak Kementerian Kedaruratan Rusia menyatakan bahwa tidak ada ancaman serius bagi ...

Ternyata Ini Penyebab Bintang Laut Jadi Sampah Lendir

Image
Penyebab Penyakit Bintang Laut yang Menghancurkan Ditemukan Para peneliti akhirnya berhasil mengungkap penyebab dari penyakit bintang laut yang misterius, yaitu sea star wasting disease . Penyakit ini telah menyerang miliaran bintang laut di sepanjang pantai barat Amerika Serikat sejak 2013. Awalnya, para ilmuwan menduga bahwa penyebab utamanya adalah virus, tetapi setelah empat tahun penelitian, mereka menemukan bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri Vibrio pectenicida . Bakteri tersebut termasuk dalam genus yang sama dengan penyebab penyakit kolera. Selain itu, galur Vibrio pectenicida ini juga diketahui merusak populasi karang dan kerang. Temuan penting ini dipublikasikan di Jurnal Nature Ecology and Evolution pada edisi 4 Agustus 2025. Metode Penelitian dan Temuan Penting Untuk mengetahui penyebab penyakit ini, para peneliti menggunakan teknik pengurutan DNA untuk membandingkan mikroba dalam tubuh bintang laut yang sakit dan yang sehat. Hasilnya menunjukkan bahwa cairan k...