Kenali Chromebook, Laptop yang Jadi Tersangka Korupsi Nadiem Rp 1,98 Triliun

Mantan Menteri Pendidikan Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
Masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) era Presiden Joko Widodo, Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mengumumkan penetapan Nadiem sebagai tersangka setelah melalui berbagai proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa hasil pendalaman, keterangan saksi-saksi, serta alat bukti yang ada telah memicu penunjukan tersangka baru dengan inisial NAM. Dalam kasus ini, kerugian negara diperkirakan mencapai angka hingga Rp1,98 triliun. Penetapan tersangka dilakukan setelah Kejagung memeriksa sekitar 120 saksi dan empat orang ahli terkait perkara ini.
Nadiem disangka melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, termasuk Pasal 2 Ayat 1, Pasal 3 jo Pasal 18, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan Nadiem diduga memiliki indikasi kuat terkait korupsi dan penyalahgunaan wewenang.
Apa Itu Chromebook?
Chromebook adalah jenis laptop yang berjalan pada sistem operasi Google Chrome. Dirancang untuk digunakan secara utama dengan aplikasi web dan penyimpanan cloud, perangkat ini tidak menyimpan banyak dokumen secara lokal di dalam perangkat. Sebaliknya, data dan file umumnya disimpan di internet atau layanan cloud.
Berbeda dengan laptop tradisional, Chromebook bergantung sepenuhnya pada koneksi internet dan layanan cloud. Meskipun spesifikasi hardware-nya lebih rendah dibanding laptop biasa, Chromebook tergolong lebih murah dan ringan. Salah satu keunggulannya adalah kecepatan booting yang cepat karena sistem operasi Chrome OS yang ringan. Selain itu, Chromebook juga menerima pembaruan otomatis dari Google, termasuk patch keamanan dan fitur terbaru.
Dari segi penggunaan, Chromebook sangat cocok bagi pelajar dan mereka yang membutuhkan perangkat portabel untuk tugas dasar komputasi. Harga yang lebih terjangkau, baterai yang tahan lama, serta fitur keamanan seperti sandboxing dan boot terverifikasi membuat Chromebook menjadi pilihan populer.
Fitur dan Aplikasi yang Tersedia
Chromebook memiliki akses ke Chrome Web Store, tempat pengguna dapat mengunduh berbagai aplikasi dan ekstensi. Termasuk dalam daftar tersebut adalah alat produktivitas seperti Google Docs, Sheets, dan Slides. Aplikasi komunikasi seperti Gmail dan Hangouts juga tersedia. Di sisi hiburan, pengguna bisa menikmati layanan seperti Netflix, Spotify, dan bahkan beberapa game sederhana.
Selain itu, keamanan data di Chromebook juga terjamin. Data pengguna otomatis dienkripsi dan disimpan di cloud, sehingga meminimalkan risiko pencurian atau kehilangan informasi penting.
Penggunaan Chromebook dalam Pendidikan
Sebelumnya, Nadiem Makarim pernah menjelaskan bahwa pengadaan Chromebook bertujuan untuk memberikan akses teknologi kepada sekolah yang memiliki koneksi internet. Menurutnya, Chromebook dipilih karena harganya lebih murah dibanding laptop lainnya. Sistem operasi Chrome OS juga dinilai lebih ekonomis karena tidak memerlukan biaya tambahan, berbeda dengan sistem operasi lain yang membutuhkan dana tambahan sebesar Rp1,5–2,5 juta.
Dari sudut pandang pendidikan, Chromebook dianggap lebih aman untuk digunakan oleh siswa dan guru. Dengan sistem operasi yang ringan dan fitur keamanan yang baik, Chromebook menjadi pilihan ideal untuk pembelajaran digital.
Comments
Post a Comment